📜 Narasi Kisah Suci (Katha)
Namun Ratu Suruci yang sombong menarik Dhruva menjauh dan membentak, 'Engkau tidak berhak duduk di pangkuan raja! Jika engkau ingin tahta dan pangkuan ini, pergilah ke hutan bertapa kepada Dewa Vishnu agar engkau dilahirkan kembali dari rahimku!' Sang raja terdiam karena terikat pada Suruci.
Dengan hati hancur dan air mata berlinang, Dhruva berlari kepada ibundanya, Suniti. Sang ibu memeluk Dhruva dengan penuh kelembutan dan berkata, 'Anakku, jangan dendam kepada ibunda tirimu. Apa yang dikatakannya adalah benar: hanya Tuhan Vishnu yang dapat menghapus dukamu dan menganugerahkan kedudukan tertinggi.'
Dhruva kecil memutuskan berangkat ke hutan Madhuvana untuk mencari Tuhan. Di tengah perjalanan, Resi Narada datang menguji keteguhan hatinya. Melihat tekad baja anak kecil ini, Narada memberikan mantra suci 'Om Namo Bhagavate Vasudevaya' dan membimbingnya bertapa.
Dhruva bertapa keras: ia memakan buah setiap tiga hari, kemudian minum air setiap sembilan hari, bernapas setiap dua belas hari, hingga akhirnya berdiri dengan satu kaki dan menahan napasnya dalam meditasi penuh kepada Tuhan Vishnu! Seluruh semesta bergetar oleh kekuatan tekad anak kecil ini.
Setelah enam bulan, Tuhan Vishnu menampakkan diri di hadapan Dhruva dalam wujud-Nya yang bercahaya gemilang dengan empat tangan memegang sangkakala, cakra, gada, dan bunga padma. Menyaksikan keindahan Tuhan yang tak terlukiskan, seluruh kemarahan dan ambisi duniawi Dhruva seketika lenyap! Dhruva bersujud dan berdoa:
'Duhai Tuhan Semesta Alam, hamba datang ke hutan ini mencari pecahan kaca yang tak berharga (kekayaan dan kerajaan), namun hamba justru menemukan permata yang paling berharga (Diri-Mu yang Maha Indah)! Hamba kini puas sepuas-puasnya dan tidak meminta apa-apa lagi selain pelayanan suci kepada-Mu!'