📜 Narasi Kisah Suci (Katha)
Suatu hari yang terik, Gajendra mengajak keluarganya mandi di sebuah danau teratai yang jernih. Di tengah kegembiraan bermain air, tiba-tiba seekor buaya purba raksasa mencengkeram kaki Gajendra dengan rahangnya yang sekuat baja!
Gajendra berusaha menarik kakinya, tetapi buaya tersebut berada di habitat air aslinya sehingga kekuatannya berlipat ganda. Pertarungan hidup dan mati berlangsung sengit selama seribu tahun! Perlahan-lahan, tenaga Gajendra habis, sementara buaya semakin kuat menariknya ke dasar danau yang dalam.
Istri dan anak-anak gajahnya yang semula setia, melihat Gajendra hampir tenggelam, perlahan-lahan meninggalkan tepi danau karena tak berdaya menolong. Gajendra menyadari kenyataan pahit dunia ini: tidak ada sanak keluarga, harta, atau kekuatan fisik yang mampu menyelamatkan kita dari cengkeraman maut!
Di ambang hembusan napas terakhir saat air sudah menutupi kepalanya, Gajendra memetik sekuntum bunga teratai segar dengan ujung belalainya, mengangkatnya tinggi-tinggi ke angkasa, dan berdoa dengan segenap kepasrahan jiwanya kepada Tuhan Vishnu.
Mendengar jeritan hati hamba-Nya, Tuhan Vishnu seketika melesat menunggangi burung Garuda dan membelah angkasa! Beliau melepaskan Cakra Sudarshana yang berkilau memenggal buaya tersebut, menarik Gajendra keluar dari danau, dan menyentuhnya dengan penuh kasih sayang. Gajendra seketika meraih tubuh spiritual bercahaya dan kembali bersama Tuhan ke Vaikunthaloka!