📜 Narasi Kisah Suci (Katha)
Ketika samudra susu diaduk oleh para dewa dan asura, racun Kalakuta (Halahala) yang hitam pekat dan mendesis membakar tiba-tiba keluar dari kedalaman samudra. Panasnya racun itu begitu mengerikan hingga membakar udara, pepohonan, dan mengancam memusnahkan seluruh makhluk hidup di empat belas alam semesta!
Merasa tak berdaya, para dewa yang dipimpin Dewa Brahma bergegas menghadap Dewa Siwa di Gunung Kailash. Dewa Siwa menatap istrinya, Dewi Bhavani (Durga), dan berkata: 'Adalah kewajiban seorang yang berjiwa besar untuk menanggung derita demi menyelamatkan makhluk-makhluk yang tak berdaya.' Dewi Bhavani yang bijak merestui niat suci suaminya.
Dewa Siwa kemudian mengambil racun mendidih itu di telapak tangannya semudah mengambil setetes air embun, lalu meminumnya! Beliau menahan racun tersebut di tenggorokannya tanpa menelannya ke perut. Leher beliau seketika berubah warna menjadi biru berkilauan, sehingga beliau dikenal dengan nama suci Nilakantha ('Sang Berleher Biru')!
Beberapa tetes racun yang menetes dari sela jemari beliau jatuh ke bumi dan diserap oleh ular berbisa, kalajengking, dan tumbuhan beracun. Pengorbanan agung Dewa Siwa ini menyelamatkan seluruh alam semesta!