📜 Narasi Kisah Suci (Katha)
Setelah menaklukkan kahyangan dari tangan Dewa Indra, Bali menyelenggarakan seratus upacara kurban Ashvamedha Yajna di tepi sungai suci Narmada. Menanggapi doa bunda para dewa, Aditi, Sri Vishnu turun menjelma sebagai putra Resi Kashyapa berwujud seorang pemuda brahmana kerdil yang luar biasa tampan bernama Vamanadeva, lengkap dengan payung rumput kusha dan periuk sedekah.
Saat Vamanadeva tiba di arena persembahan, Maharaja Bali menyambut-Nya dengan penuh sukacita dan membasuh kaki teratai-Nya. Bali menawarkan hadiah emas, tanah, atau kerajaan manapun. Namun Vamanadeva tersenyum dan hanya memohon sebidang tanah seluas tiga langkah kaki mungil-Nya.
Guru pembimbing Bali, Resi Sukracharya, menyadari bahwa brahmana kerdil ini adalah penjelmaan Tuhan Vishnu yang datang membantu Indra. Sukracharya berteriak memperingatkan Bali: 'Batalkan janjimu! Jika engkau memberinya tiga langkah, engkau akan kehilangan seluruh kerajaanmu!' Namun Bali Maharaja dengan teguh menjawab: 'Guru tercinta, bagaimana mungkin aku yang merupakan cucu Prahlada mengingkari sumpah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih? Sekalipun aku kehilangan segalanya, janji kepada Tuhan tidak boleh dikhianati!' Murka karena ditolak, Sukracharya mengutuk Bali kehilangan seluruh kekayaannya.
Seketika itu juga, Vamanadeva mengekspansikan tubuh-Nya menjadi wujud semesta raksasa Trivikrama! Dengan langkah pertama, kaki Tuhan menutupi seluruh bumi dan angkasa; dengan langkah kedua, kaki-Nya melintasi surga, menembus kubah alam semesta Satyaloka hingga jari kaki-Nya membasuh air suci yang kemudian mengalir turun menjadi sungai Gangga! Tidak ada lagi ruang tersisa di alam semesta untuk langkah ketiga.
Vamanadeva bertanya: 'Wahai Bali, ke manakah Aku harus menaruh langkah ketiga-Ku?' Tanpa ragu sedikit pun, Bali Maharaja bersujud mencium debu kaki Tuhan: 'Duhai Gusti, tempatkanlah langkah ketiga-Mu di atas kepalaku!' Vamanadeva meletakkan kaki teratai-Nya di atas kepala Bali dan menganugerahkannya kedudukan penguasa di planet Sutala yang jauh lebih mewah dari surga, seraya berjanji bahwa Tuhan sendiri akan berdiri menjaga pintu gerbang istananya untuk selamanya!